project of mind-uprising!!!

raise ur hand...................
sebuah pemikiran, sebuah harapan, pemaparan tentang apa yang telah usai, semua yang sedang terjadi atau semua yang akan terjadi, sebuah cerita... kebenaran, kebohongan, kepahitan, kebahagian, realita semu atau sekedar pelarian akan berputarnya roda waktu yang tergulir dalam sebuah lembaran - lembaran halaman yang tergores guratan hitam pena sang aryoz, sebuah torehan cerita yang mungkin belum cukup pantas untuk disisipkan dalam lembaran sejarah..... sekedar petualangan pemikiran saja....... welcome to mind exploration!


Thursday, September 24, 2009

perasaan yang tidak begitu jelas dapat dirasakan . . . . . ?

Terbangun dari tidur dengan semua lelah dan kantuk yang terlepas pada sebuah pagi dengan awan biru mendominasi. Mencoba mencari mood untuk menulis namun harus berkutat dengan kebutuhan biologis sebelumnya. Meneguk segelas air putih lalu segera berlari ke kamar mandi untuk membuang semua air yang terkadang dengan susah kita teguk hanya untuk merasakan sebuah kenikmatan. Bagian tubuh mulai pusar kebawah bergetar dengan eraman khas seraya urine mengucur membasahi keramik putih dengan aliran yang menguning. Sekaligus untuk membuktikan bahwa memang tidak ada masalah dengan saluran kemih.

Masih mencoba mencari suasana yang gamang dan remang, mengingat belum ada 5 menit sejak mata ini terbuka untuk kembali bekerja. Kelopak yang harus bekerja dengan divisi urat dan alis untuk synchronizing dengan ambience. Layaknya kamera yang baru saja kita hidupkan, retina mata berusaha mancari titik fokus yang secara otomatis zoom in and zoom out saat berjalan dari kamar ke kamar mandi. Tak ubahnya computer tubuh kita dengan otak sebagai main server berusaha menyelesaikan semua item pada check list sesuai urutan. Men scanning ke semua bagian hard disk untuk memeriksa apakah terdapat bad sector untuk segera diambil tindakan dan menemukan solution. Paling tidak Notification pertama yang muncul di kanan bawah desktop yakni “kebelet pee” telah finished.

Mendudukan tubuh dan segera menyambar jawa pos yang tergelatak untuk update kepala dengan informasi terbaru untuk masuk kedalam database kita yaitu ingatan. Beberapa entry baru yang memang kudu di sortir apakah terkait atau tidak. Memulai dari new release, pengendara sepeda motor tidak dapat seenaknya berhenti untuk menikmati pemandangan dari jembatan Suramadu terhitung hari ini sebab pengelola bekerja sama dengan Kepolisian akan mengadakan patroli, sehingga bagi yang melanggar akan di tindak (tilang).

Terus menuju under going process pada kasus Prita yang akhirnya Hakim memutuskan kebebasannya, begitu juga yang ingin menyaksikan Miami Heat Dancer serta aksi David Lee di NBA Madness. Info berguna untuk yang merasa I love this game.. masih seputar progress on related subject seputar Politik dan pergolakan pasca terpilihnya Ahmadinejad. Bosan dengan topik serius dan konyol untuk segera masuk ke ranah hiburan, langsung saja bagian olahraga menjadi jujugan. Yak jadwal film.. hmm. Transformer II yang lagi hangat dan jadwal tayang segera save as pada bagian reminder.
Menyadari semua system tubuh telah bekerja dengan baik, seluruh check list telah Done serta proses download semua up date yang diperlukan telah clear. Kembali pada tujuan semula untuk menulis dan mencurahkan ide – ide yang ada di kepala.

Berusaha untuk tidak terlalu berat dalam memilih kata – kata yang serius juga berat melainkan dapat dengan mudah dicerna selalu saja menjadi sebuah tantangan tersendiri. Melipat koran yang telah tidak lagi berguna karena semua sari telah diambil kemudian mengarahkan pandang ke tumpukan buku guna mencoba menganalisa dan mencari ilham akan apa yang dapat ditulis. Inspirasi dan paparan, entah itu yang sedang populer atau happening atau sekedar ber fantasi saja.

Sekali lagi masih saja aku termangu dan dalam kondisi loading yang tak berkesudahan alias hang. Mencoba meyakinkan hati dan menyisihkan ambisi untuk tidak terlalu kompleks akan keharusan dan idealnya sebuah kalimat. Memberi penekanan kepada hati untuk tidak terus – menerus menggoda dengan pembahasan yang pelik, sebab cukup dengan menulis apa yang ada dan bukan menuliskan sesuatu untuk imbalan akan pulitzer ataupun ber label best seller.

Hmm.. tetap saja susah akan sesuatu yang terkadang tidak begitu nyata dapat diungkapkan. Selalu saja berlarian di area fiktif dan tidak realist. Kebingungan mencari tombol reset dalam tubuh atau pikiran yang sedang menari. Berandai akan three magic button yakni control + Alt + Del pada raga yang memang tidak tampak. Berputar dalam status Hang dan tidak merespon akan perintah apapun yang diberi. Menekan tombol power yakni menutup mata beberapa saat dengan harapan semua process terhenti agar system me reset ulang untuk kembali dari tahap booting menuju start up. Mengakhiri paksa semua applicaton yang telah di click. Piiuuh.. begitu susah.

Sebenarnya ada cara lain, right click kemudian pilih refresh namun masih begitu malas untuk membasahi dan menggosok tubuh dengan batang sabun. Atau mengolah tubuh dengan berlari kecil menyehatkan tubuh yang membuat kulit bekerja untuk memuntahkan keringat, otomatis membuat bau badan semakin engga enak dan benar – benar situasi yang tidak diharapkan saat menulis.

Departemen pengolahan merasa juga saat ini masih terlalu dini untuk mengolah makanan yang bertujuan untuk melaporkan rasa kenyang pada kepala. Lagi – lagi masi berkutat dengan perasaan yang semakin tidak terkontrol. Masa bodoh dengan semua itu dan bergerak memuaskan ego dengan menjejali mulut yang memang bau dengan sebatang rokok. Mengasapi kerongkongan dan rongga dada dengan nikotin. Menenggelamkan pencernaan dalam sugesti akan ketenangan berdampak dari merokok. Mengucap persetan dengan anjuran kesehatan hanya untuk memenangkan pertempuran batin yang tak lain adalah pencarian sebuah ide pokok untuk mengotori sebuah lembaran putih melalui pena. Hanya sebuah keinginan menulis pendek di pagi hari justru perasaan – perasaan yang tidak tampak muncul dalam bayangan insting.

PLAGIAT : Argumentasi karya dan kepemilikan

Kira – kira dua hari yang lalu melihat di TV pemberitaan D’Masive mengenai karya – karya nya yang dianggap sebagai copy paste pada berbagai band beserta lagunya. Memang ini bukan perbincangan baru, mengingat karakter di Indonesia ketika sebuah band sedang berada pada titik ketenarannya selalu saja menarik untuk di ulas. Disebutkan bahwa D’Masive sebagai Plagiat, sebab sudah muncul sebelumnya di you tube sebuah upload an lagu – lagu mereka dengan lagu – lagu band luar yang memiliki kesamaan musikalisasi yang telah ada sebelumnya, salah satu similarity pada lagu “Cinta ini membunuhku” dengan “I Dont Love You” punya My Chemical Romance.
Bagi beberapa orang, pemberitaan ini membuat mereka mempertanyakan rasa suka mereka terhadap D’Masive dengan karakter vokalisnya. Sedang yang lain masih tetap suka, sebab memang enak didengar dan mungkin sebagian yag lain memilih cuek dan acuh oleh karena tidak mengerti esensi dari hal ini.
Karya dan kepemilikannya memang sejak ribuan tahun telah menjadi sebuah perdebatan yang tak berujung, sejauh mana dari sisi kita memandangnya. Seorang filsuf yunani berujar “Tidak ada sesuatu yang benar – benar baru” sehingga semua yang ada hanyalah pengulangan dan pengulangan saja (Repeatation). Sehingga sebuah karya sesorang / kelompok yang dulu pernah ada memiliki peluang yang sangat besar untuk terulang dan diciptakan sesorang / kelompok di masa mendatang atau saat ini. Ada baiknya kita mengambil salah satu sudut pandang bahwa jangan pernah berpikir akan sesuatu yang kita pikirkan belum pernah terpikirkan sebelumnya, bahkan seorang tokoh yunani berpendapat bahwa apabila apa yang kita pikirkan menjadi sebuah konsep belum pernah dipikirkan sebelumnya oleh orang lain adalah Haram hukumnya. Sehingga adanya kesamaan akan karya seseorang dengan yang lainnya adalah sebuah kewajaran (secara objektif), setidaknya melalui proses ATM (amati, tiru dan modifikasi). Sehingga penciptaan sebuah karya tentu akan menghasilkan sesuatu yang meski tampak sama / serupa namun masih tetap memiliki karakteristik sendiri, pembeda.
Sebuah kesempatan atau peluang, seringkali datangnya tiba – tiba dan menyelinap. Oleh karena itu kita harus benar – benar jeli dalam mengambil langkah. Sesuatu yang telah kita pikirkan dan tertuang pada sebuah konsep dan apabila tidak segera di aplikasikan, maka jangan heran dan menyesal apabila tak lama kemudian hal itu telah ada dan menjadi milik orang lain. So you better hurry the time you got something is incredable genuine to be conduct my friends . . . the sooner the better!

kuning yang tak lagi menguning

mungkinkah kuning yang ingin lara ini...

atao merah yang selalu menyala dan membakar... kalah! bagaimanapun adalah hasil!... atau sebab!

si biru di singgasana yang tertunduk pilu.. bukan malu namun bisu, mulutnya masih terucap dalam darah...

bisa jadi, partikel biru atau serapan dari biru yakni, putih, hijau juga hitam memainkan peran dalam cerita..

sedang aku... dan sang merah putih yang lagi bersedih...

hanya memanjat akan harap damai tercipta..

doaku untukmu ibu pertiwi...




jumat pagi yg kelabu Indonesiaku di tujuh belas juli dua ribu sembilan!

kita semua adalah karya(one)

Kamu dan sebagaimana aku serta kita semua memiliki mimpi sendiri – sendiri. Ada yang berangan – angan menjadi seorang pengusaha kebab sukses dengan sistem waralaba yang memiliki ratusan gerai di seluruh nusantara. Beberapa dari kita sangat ingin sekali menjadi seorang penyayi sukses yang albumnya terjual berjuta – juta kopi. Ada pula yang ingin menjadi CEO sebuah perusahaan dengan gaji 22 juta per jam dengan segala fasilitas serta keistimewaan lainnya. Kamu dan aku memiliki kesamaan bahwa sebagaimana kita adalah manusia tentu memiliki harapan akan pencapaian di masa yang mendatang, untuk mendapat sesuatu yang lebih baik dari sekarang. Semua itu berujung pada kesuksesan bukan, terlepas dari definisi dan ukuran akan sukses yang berbeda itu terserah anda, sebab akan menjadi perdebatan yang panjang apabila kita hanya mempertanyakan seputar arti dan definisi, cukup secara general saja. Sekali lagi terserah anda!

Pertanyaannya adalah, hidup di dalam mimpi siapakan anda saat ini?

Jawabannya adalah mimpi bos anda! Bagaimanapun kita semua memulai karir dalam hidup tentu dari belajar dan bekerja pada sebuah perusahaan bukan, kecuali beberapa dari kita yang terlahir dengan orang tua kaya, mendapat warisan berlimpah atau memenangkan sebuah lotre maka akan menjadi lain ceritanya.

Semua dari kita adalah pekerja, dimana kita bekerja pada sebuah instansi / perusahaan dimana dalam perjalanannya hingga menjadi sebesar sekarang adalah bermula dari mimpi bos / pemilik perusahaan tempat anda bekerja.

Richard Branson pemilik Virgin Megastore memulai usaha dari gudang rumahnya hingga memiliki ratusan perusahaan di seluruh dunia serta berekspansi pada penerbangan melalui Virgin Atlantic serta maskapai jelajah angkasa Virgin Galactic, Dahlan Iskan bermula dari seorang wartawan sebelum bisa menanjak menjadi CEO Jawa Pos Group, sebuah media surat kabar terbesar di Indenesia dengan puluhan perusahan anak cabang serta merambah televisi hingga ke pelosok. Semua bermula dari misi yang diemban dan visi mereka kedepan untuk terus konsisten dan fokus dalam meraihnya.

Kamu sebagaimana aku adalah karyawan yang masih harus rela kehilangan waktu sebagai kompensasi dari gaji yang kita terima di akhir bulan. Mematuhi serta menjalankan pekerjaan sehari – hari sesuai dengan prosedur dan aturan yg telah ditetapkan perusahaan tempat kita bernaung dan bukan bertindak atas keinginan kita sendiri atau berlaku semena – mena.

Dalam prosesnya, semua kita engkau dan sebagaimana aku tentu menjalani yang disebut dengan dunia kerja dengan problematikanya sendiri – sendiri. Entah itu berupa tekanan, adanya penyesuaian serta bermacam – macam kompromi lainnya. Perusahaan tak ubahnya sebuah organisasi yang dalam perjalanannya memiliki pasang surut dan hambatan.

Semua ini, dalam hubungannya antara segala peraturan dan prosedur perusahaan serta probelamatikanya adalah sebuah skema besar kreasi sang pemilik atau manajamen puncak dimana dalam hal ini yaitu perusahaan anda adalah sebuah realisasi dari mimpi seseorang. Tanggung jawab dan proyeksi kedepan adalah miliknya dan bukan kamu sebagaimana denganku dan kita semua yang menjalankan peran sebagai karyawan.

Sehingga apapun yang berkaitan dengan pekerjaan entah itu semacam integritas, dedikasi dan loyalitas adalah masih abu – abu untuk dapat di deskripsikan secara jelas. Beberapa persyaratan diatas adalah keharusan yang memang harus kita miliki sebagai seorang insan yang ingin sukses dalam mencapai tujuan. Bukan berarti kita tidak harus demikian, namun semua itu adalah bekal kita sesungguhnya dalam memperkaya diri kita akan keahlian guna untuk memanfaatkannya bagi diri sendiri dan orang lain di masa mendatang saat kita sudah tidak lagi bernaung dalam intansi tersebut. Meski terdapat beberapa dari kita yang tidak cukup bijak untuk menyadari perbedaan ini dengan dalih “kacang yang lupa kulitnya”.
Esensi dari bekerja ikut orang adalah bagaimana posisi kita serta perkembangannya yang tentu melibatkan beberapa ukuran yang sudah cukup global dan internasional untuk dipahami sebagai sebuah hak yaitu reward and punishment.

Apabila kita memiliki keahian dan kecakapan oleh karena telah bekerja pada sebuah instansi adalah hal yang wajar, jika tidak berarti ada yang tidak beres dengan intelejensi kita. Sesungguhnya prosentase terbesar penyebabnya adalah dari diri kita sendiri dalam menyerap dan bekerja keras untuk memperlajari serta merangkum semua ilmu itu kedalam sebuah jurnal besar yang disebut pengalaman dimana dalam prosesnya ada yang manis dan pahit.

Inilah keutamaan dari mimpi kamu dan sebagaimana aku kedepan. Tentu saja kita masih di pusingkan dengan suasana kerja yang semakin tidak nyaman, adanya permusuhan dan usaha saling menjatuhkan serta adu domba antara satu sama lain. Problematika akan “siapa yang kuat dia yang menang” hingga lomba menjilat layaknya anjing tatkala menyantap sarapan pagi dengan tulang sebagai menu utama. Mencari muka dan berlagak bagai hamba yang patuh dan menjelekkan orang lain yang juga sama – sama mencari sesuap nasi demi sebuah promosi atau hanya sekedar doyan car-muk didepan atasan. Masih saja terdengar keluhan disana – sini akan sikap dan perilaku atasan / rekan kerja yg tidak profesional ataupun menjengkelkan, bagaimana kecewanya anda ketika mengetahui bahwa orang yang selama ini menusuk anda dari belakang adalah orang yang tidak anda kira sebab tertutup oleh tutur kata manis dengan bertopeng kepalsuan.

Ingat.. semua ini hanyalah sebuah proses yang harus kita jalani dengan orang – orang yang ada disekitar kita dalam menjalankan perannya. Engkau sebagaimana aku juga memiliki posisi sendiri – sendiri, sebagai seorang karyawan biasa atau pengawas (supervisor), seorang manajer sebuah departemen atau menjadi seorang pimpinan sebuah distrik yang tentu memiliki kewenangan serta tanggung – jawab sesuai dengan porsinya masing – masing.
Namun ingat bahwa engkau sebagaimana aku, bahwa posisi tersebut jadi milik kita hanya untuk sementara bukan selamanya (amanah), beberapa dari kita yang beruntung bisa sampai di posisi puncak, namun beberapa dari kita memiliki batasan tertentu dalam karir dan siap untuk menyadarinya atau mengakhirinya bilamana saatnya telah tiba.

“Jangan pernah lupa bahwa kita semua adalah karyawan dan sedang hidup dalam mimpi seseorang”
Tidak ada perbedaan yang berarti kecuali bahwa kita semua adalah karyawan yang saat ini hidup dalam impian seseroang. Perbedaan antara office boy yang sehari – harinya bertugas menjaga kebersihan dengan seorang manajer dengan kursi empuk serta kompensasi lebih besar adalah dari segi wewenang dan tanggung jawab. Sebab, engkau dan sebagaimana aku adalah sesorang yang hidup dalam mimpi seseorang saat ini.

Sampai kapan kah ini akan berlangsung....?

Hanya anda sendiri yang dapat menjawabnya, sebab kesempatan akan datang jika anda sendiri yang menciptakan disertai dengan keberanian untuk mengambil resiko serta tantangan kedepannya.
Maka ciptakan karya anda sendiri dan warnai mimpi anda dengan kuas keberanian untuk menghasilkan lukisan anda sendiri meskipun hasilnya tidak sebagus yang orang kira.

Friday, August 14, 2009

time..

waktu beri aku kesempatan untuk menulis... mengapa engkau melewatiku begitu cepat! beri aku kesempatan untuk menulis semua cerita yang ada, beri aku peluang untuk mengisi lembaran tipis dalam dunia maya untuk berbagi cerita, agar semua bisa membaca dan memaknai, untuk dinikmati saja.

waktu ijinka aku meminta kemurahanmu untuk sejenak berhenti dan meluangkan barang semenit dan biarkan aku berkelana dalam benak sembari melepas jemari menari diatas tuts... ya bercerita dengan apa adanya. tidal lebih.

ku harap kau mendengar.....

Wednesday, June 24, 2009

kepada seseorang yang melihat tapi tak mendengar....

semua cerita seakan hilang seketika niatanmu untuk menunjukkan laku dan tutur yang benar - benar mustahil untuk dilakukan. menghilangkan serpihan luka dalam rongga hati yang memang tidak bermerek Intel Pentium atau berlabel Made in China. Sebuah produk yang memang tidak menyediakan service center dan call center untuk siap dihubungi 24 jam non stop. serpihan tersebut bukanlah sebuah komoditas yang mengikuti trend dan dapat dihilangkan seiring dengan perkembangan jaman hanya untuk memenuhi ego akan apa yang lagi happening saat ini. seroihan itu adalah sebuah penciptaan yang maha Tahu dan Segala-Nya. sang pencipta sesungguhnya.

semua budi dan memoar putih seakan dengan serta merta kamu rusak dengan siraman cat hitam ke sekujur tempat. sungguh bukannya aku tak menyangka ini akan datang, namun betapa kamu hanya tertuju pada serpihan luka saja tanpa memaknai akan bagaimana proses yang sebenarnya. apakah hanya luka yang ada dan tidak lainnya. apakah di awal - awal mentari bersinar hanyalah kebohongan cahaya rembulan dalam memanipulasi hari belumlah berganti menjadi pagi, melainkan seterusnya dini hari untuk selamanya.

teruskan saja kamu melihat dan enggan untuk mendengar apa yang aku katakan, tentu saja hanyalah letupan berisik yang masuk kuping kanan dan keluar lagi dari kuping kiri. teruskan saja mimpi keras batumu dengan semua materi bukan ide dan yang pasti aku janjikan kepadamu bahwa tiada yang lebih abadi selain ilmu ketimbang apa yang ada di saku kedua orang yang membawamu ke dunia.

ah sudah kubiarkan kau semaumu dan teruskan dengan pandangan untuk terus melihat kedunia ini dan bukannya mendengar...
nevermind... toh kamu juga sebatas karakter yang tertumpah di kertas oleh gesekan pena dari tanganku.. iya tanganku yang tak lain adalah hasil buah pikir. entah itu rasa jengkel, senang dan perasaan yang melekat di hatiku. tak usah kau risau, bagaiamanapun kau terus saja melihat dan bukannya mendengar untuk memahami gambaran besar dari semua ini. kehidupan.

nevermind... toh kamu hanyalah sebuah ide pokok dari beberapa paragraf yang memang kutulis untuk menunjukkan amarah meski ini lebih bijak dari lakumu dan mengajak mu untuk tersadar dari pandangan untuk beralih [pada) caramu mendengar untuk memahami yang sebenarnya.

buat kamu yang melihat dan tak mendengar... serpihan luka itu bukanlah untuk dihilangkan, sebab akan sia - sia saja kau bertarung dengan sang pencipta hidup. pergunakanlah matamu tidak hanya untuk melihat namun juga memahami semua dengan mata hatimu akan perbedaan yang ada dan belajarlah untuk bertarung melawan ambisi yang telah korup untuk mengucap maaf dan melanjutkan hari esok agar lebih baik.

AP(JUNE09)

Saturday, June 20, 2009

Dekadensi rasa (manusia).....

Rasa sesal adalah rasa yg paling ampuh dari semua rasa suka atau tidak, sedih dan penyangkalan logika menyatu jadi satu dan terbungkus dalam sebuah amarah. Tidak harus dengan berteriak memaki serta mengumpat, namun rasa itu cukup terjemahkan dalam langkah gontai dan pemikiran yg mengusik ruang batin dalam hati.

Pertautan mutualis sebuah aksi dan friksi akan hal – hal yg memang tak tersebut secara verbal yaitu hanya terdiam. Sembari otak terus menelaah akan kata yg harus terucap atau tidak dengan semuai andai dalam putaran waktu.

Rasa itu masih saja mengusik, menghinggapi dan terus menggoda untuk dimulai, yakni pertikaian, perdebatan yang mungkin tanpa arti dan hanya ambisi belaka. Sedang rasa yg lain pun tak ubahnya kaum oportunis yg suka banget mem provokasi telinga kanan dan kiri akan aksi eksistensi diri bahwa keberadaan manusia semata hanyalah untuk memberi kepuasan puncak pada perbuatan bodoh tak bertanggung jawab dan sangat kekanak – kanakan.

Ke-AKU-an manusia akan keinginan untuk menang sendiri dan membuat kompromi hayalah pilihan yg tak pernah benar – benar menjadi sebuah alternatif adalah realita. Biarkan saja yg lain mengerti dan mengalah namun tidak dengan EGO yg tak lain adalah juara dalam pertarungan dengan napsu sebagai wasit. Sebuah permainan yg tak pernah dapat kita menangkan, bahkan hanya untuk bermain seri masihlah menjadi mimpi.

Sangat sederhana. Namun membuat seluruh Negara Jiwa dalam keadaan siaga satu.

rasa itu...

Aku tahu apa yang menjadi ingin-mu dan tentu saja aku tahu apa yg menjadi ingin-ku,
karena apa yg kau rasa adalah apa yg ada di dalam hatiku.
Aku tahu bahwa semua getaran – getaran dalam hatimu adalah cahaya putih yang terang bersinar, karena getaran itu adalah obor yg menerangi jalan dalam rongga – rongga sempit otak kiriku.
Yang kau mau bukanlah ini, meski ini adalah traffic light dalam perjalanan hidup kita. Melaju saat hijau dan bersiap untuk mengurangi kecepatan ketika kuning berkedip hingga kemudian berhenti seluruhnya waktu si merah menyala.
Yang kumau juga bukan ini meski ini adalah hak sang juara pada audisi peran utama yg telah engkau menangkan dalam pementasan di awang - awang

Bagaimana dengan itu...

Aku paham sepenuhnya bilamana waktu yg berbunga adalah satu – satunya adegan dimana kita bersua dalam rasa
aku juga menikmati seutuhnya ketika desahan lembut sore hari menyibakkan gelap malam agar kita senantiasa takluk dalam rayu dan sentuh buai rembulan
itu adalah ungkapan tanpa suara sang kusir penunggang kereta kuda yg terus memacu untuk berusaha mengalahkan waktu

sebuah kesia – siaan.....

jangan pernah kau kira aku tak mengayuh menuju pulau itu, karena sesungguhnya aku telah mengayuh dan berhenti di pulau sebelah hanya untuk memandang sinaranmu
kubiarkan saja segala rasa itu seakan – akan hanyalah rindu untuk selamanya sebab aku menunjukkan kepada sang waktu jika aku juga bisa berhenti dan menunggu dan bukan terus melaju

jangan pernah pernah kau duga bahwa rasa itu.. tak ada

jangan pernah engkau mencari rasa itu... untuk melihatnya
karena rasa itu telah menyatu dalam hembusan nafasku yang cukup kau hirup dan rasakan sesungguhnya.....

Friday, February 27, 2009

ada ajah.....

ugghh... begitu sulit, sekian lama tidak menulis dan menterjemahkan isi yg ada di kepala.... masih juga terngiang lalu berhitung dengan apa yg akan kita dapat dari suatu hal dengan idealisasi dalam pikiran... kompleks dan nge-blur lah, engga pasti lah... yap! pikiran... segalanya bermula dari segal hal yang kita pikirkan dalam kepala..... pertautan otak kanan dan kiri itu.... ya itu! masih tentang seputar alam pikiran baik sadar ataupun bawah sadar, bisa secara spontan dan simultan... bisa juga luammaaa banget...

antara perdebatan yg belakangan berkembang, entah itu "rahasia kehidupan" atau "selalu berpikir positive" terserah kita untuk menilai dan bersikap. satu lagi, argumentasi "hukum ketertarikan" yg secara definitif mengajak untuk menentukan sisi apakah kita akan selalu optimis dalam menghadapi segala permasalahan, dan bisa sebaliknya. berperilaku pesimis dan negative thinking sehingga meminimalisir segala resiko yg akan kita dapat terhadap apapun. apakah ini defensif atau sekedar cari aman saja.

semua esensi dan filosofi seakan membuai dengan materi duniawi yang memang memikat seakan halus lembut aroma wanita sesuai berdandan. hadir dan menguak teriakan itu... "uda... cobak ajah kenapa?......

"owkay then... coba aja! sikat brur...! yang penting kan uda nyoba baru nyesel daripada terus nyesel dari awal ampe akhir tanpa tahu rasanya mencoba dalam proses ituh... apakah ini sebuah tantangan atau malah bisa juga sebagai ancaman yg engga perlu banget kita ambil dan enggak penting banget!

sebenarnya, semua masih saja berkutat dengan pemikiran dan idealisasi dalam kepala... pertimbangan... perbandingan dan jatuhnya pun kita juga pasti akan milih kualifikasi yang terbaik dan paling sempurna seperti awang - awang... perfecto...

apakah kesempurnaan sajah tujuannya... bull shit... bagi beberapa dari kita atau emang bisa juga ini adalah hal rumit yang kita terjemahkan diamana merupakan hal fundamental yang membuat kita bertahan... alias hal ini akan bertahan lama....
bagaimanapun intinya adalah acceptance... yup! penerimaann kita terhadap semua yang udah kita rencanain dan in the end hasilnya GATOT.. alias gagal total dan kita pun kembali meratapi dengan kesedihan tanpa hikmah,,, hehehehe konyol kan.... penerimaan.... siap atao engga!
ya kudu dong! wong berani bermimpi dan berharap juga berarti berani menghadapi segala konsekuensi serta resiko... namun tetep ini hanya berlaku bagi sebagian orang saja... bisa aja yang cukup dewasa dan bijak menyikapi... namun masih saja kompleksitas pemikiran manusia dengan dinamikanya.
terserah lah yang mana.... heheheh toh ini juga bukan tulisan seorang psikolog ahli dan engga segila profesor ahli kimia... heheheh. nikmati pencerahan ini.......


Sunday, December 28, 2008

Remaja Surabaya rentan HIV / AIDS

Gaya hidup global (global life style) remaja saat ini sangat mengkhawatirkan. Apa yang terjadi di Amerika Serikat (AS) atau Indonesia adalah sama. Seperti juga perilaku seks bebas.
“Remaja yang berperilaku seks bebas berisiko tinggi tertular HIV. Sama dengan pengguna narkoba suntik atau IDU,” kata Dr Andik Wijaya MrepMed, pakar seksolog, Minggu (25/11). Rata-rata mereka berusia kurang dari 20 tahun, dan akan meninggal dunia saat berusia 30 tahun.
Jika tidak ada intervensi pada kelompok berisiko tinggi dan menengah tertular HIV, diperkirakan pada tahun 2025 sekitar 1,5 juta orang tidak dapat diselamatkan dari penularan HIV. Kini, terdapat 2,5 juta kasus HIV di Indonesia, dan sebagian besar adalah kalangan muda.
Berdasar penelitian yang dilakukan beberapa lembaga selama tujuh tahun ini, perilaku seks bebas pada remaja Indonesia, termasuk Surabaya, mengalami peningkatan. Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional pernah meneliti 8.084 remaja usia 15-24 tahun di 20 kabupaten di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Lampung.
Hasilnya, 39,65 persen responden pernah berhubungan seksual sebelum menikah. Sekitar 46,2 persen di antaranya berkeyakinan bahwa melakukan hubungan seksual satu kali tidak akan mengakibatkan kehamilan. “Padahal itu tidak benar. Meski pakai kondom, keberhasilannya hanya 13 persen saja,” ucap Andik.
Sedangkan hasil penelitin Synovate Research pada 450 responden usia 15-24 tahun di Jakarta, Bandung, Surabaya dan Medan menunjukkan 65 persen remaja tahu tentang seks dari teman dan 35 persen dari film porno.
“Media sangat berpengaruh juga. Jika menonton televisi selama lima jam sehari, maka 14.000 perilaku seks yang sudah dilihat pemirsa,” tegas Andik. Entah yang intercourse (hubungan seks) saja, tapi juga petting (hanya menempelkan alat kelamin saja) dan kissing (berciuman). Rumah pun menjadi tempat favorit untuk berhubungan seks, yaitu 40 persen. Lainnya, 26 persen di kos dan 26 persen di hotel.
Remaja yang pernah berhubungan seks ini, ada kemungkinan tertular penyakit infeksi klamedia atau gonorrhea atau penyakit menular seksual (Sexually Transmited Disease (STD). Kedua penyakit ini merupakan pemicu munculnya HIV/AIDS.
Bagaimana dengan kondisi di Surabaya? “Kami belum ada penelitian tentang penularan penyakit itu di Surabaya,” kata Andik. Dipaparkan kondisi di AS yang tidak jauh beda dengan Indonesia. Di sana, terdapat 1,4 juta remaja tertular HIV. Sekitar 500.000 meninggal dunia dan 40.000 kasus baru muncul tiap tahunnya. Sebanyak 929.462 orang menderita infeksi klamedia dan 330.132 orang mengidap penyakit menular seksual atau Sexually Transmited Disease (STD).
Otomatis, perilaku seks bebas berpotensi meningkatkan pasien HIV/AIDS. Masalahnya, pengetahuan seks para remaja masih minim. Sehingga dibutuhkan pendidikan seks sejak dini untuk mencegah peningkatan perilaku seks bebas.
Ditambahkan oleh Kepala Sekolah SMA Cita Hati Erlangga Pramudya Dharma, pendidikan seks berupa seminar dan pelatihan sudah diterapkan di sekolahnya. Rencananya, bersama Andik akan dikembangkan untuk murid SD kelas 5 dan 6 pada bulan Januari 2008.
“Mereka itu kan memasuki masa pre pubertas. Minim mereka harus dipersiapkan menerima perubahan bentuk tubuhnya nanti,” jelas Andik.
Esthi Susanti Hudiono, Sekretaris tetap Komite Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Surabaya, mengatakan hingga saat ini Klinik Perempuan Hotline yang dikelolanya sudah menerima 11 remaja perempuan yang positif HIV.
Sementara itu, data kunjungan pasien UPIPI hingga bulan September 2007 menunjukkan 1.334 orang yang menjalani rawat jalan. Rinciannya, 1.071 pasien laki-laki, 221 pasien perempuan dan 42 pasien anak-anak. Usia pasien tertinggi berusia 20-19 tahun.
Prof dr Sunaryadi Tejawinata SpTHT FAAO PGD Pall Med (ECU), di sela-sela Seminar Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan VI Paliatif di Isyana Ballroom Hotel Hyatt Regency Surabaya, mengatakan bahwa paliatif merupakan metode pengobatan paling tepat juga untuk pasien HIV/AIDS disamping terapi obat antiretroviral (ARV).
Penerapan perawatan paliatif pada pasien HIV/AIDS dilaksanakan sejak diagnosa awal. Tujuannya, memperbaiki kualitas hidup pasien. Sekitar 90 persen rasa nyeri yang dialami pasien HIV/AIDS disebabkan oleh penyakitnya sendiri atau efek samping pengobatan.
Paliatif yang menekankan pada peningkatan kualitas hidup mampu membantu 50 persen pasien HIV/AIDS yang rata-rata kurang merasa percaya diri.
Memeringati Hari AIDS sedunia pada 1 Desember 2007 nanti, akan digelar pendidikan pantang seks (abstinence education) untuk 10.000 pelajar oleh YADA Institute bekerjasama dengan KPAD Surabaya.

Monday, December 15, 2008

pain has good reaction!

for whom the memory bell.....

our memory are the things that made us.... every little piece of our deed and act are the cause of the price that we have to pay at the present. such a remorse that stay quite long in our mind are the impact of uncontrollable desire, stupidity act and even just as simple as result of a vicious thought.

what a regret that things are never gonna be the same again, ever. Its a fact in spite of bad dream in our daily sleep. What a shame, all that left behind stay in the bottom of restless heart to be pessimist and cynical to change and accept what the sun and the moon told.

the memory of happiness in the day that we share dreams and thought on that park are fade. A narrow slide of sadness while we finally realized that out spoken words on that night could bring us in final misery. Still in mind, that sweet gentle kiss are torn a part by selfish and corrupt ambition.

Recognizing step of silk had to be blurred by rude behaviour and total ignorance which could be stopped, rather than fulfill the greed of ego and anger to gain control.

whats left in the end is just never ending story that stay unfinished...

simple mean as the word pain that react by our act are not yet able to translate by conscious mind and wisdom.

Whats left is were really - really try to understand that pain is the main idea of this whole scenario.. the reaction it self....

sad and being lonely... mad and fading ego are written and erased....

the wrath of our animal instinct and irresponsible behaviour is forgive...

slowly shows that gentle touch of broken wings that intentionally regroup and getting stronger each day by new spirit and evalution

that black cloud are disappeared by hope and belief of a better day shall come and covered with smile

look up on our deepest intuition that the sky are converted in to a bright blue sky.. the greatest feeling ever exist and spoken out loud..

the memory goes by and re design by the marksman.....

look every body the door of a new path has wide open

pain are no longer unforgettable.... pain has good reaction for us to change

good luck on your own journey...

regards

AP

CYBERNECTION..............

Basically we all linked through the wide garden of cyber in this today gorgeous world. Someone out there in the desert could easily touches and smile at beautiful girl in the bench of wicker park. Alone and restless traveler on the street of ST Pettersburg send a comment for idealist guys who stand for justice in Suvarnabhumi.
We are connected.
Freaks and disturbing viewed the pictures of a pagan beauty in brusells and invite to be friends. A total perfect stranger on rumble country request a reason "how" he / she could know each other with beautiful doctor who works at a hospital somewhere in new castle.
Yes we are globally connected and bond through dial up, ADSL or wifi straight from the sofa of a well branded cafe or lounge.
The fact that the continent and seas are gathered by the click sound of our mouse in a device that we drive from imagination and ideas.
Everybody is invited and tonight are available for everyone, no limitation such members only and freaks keep away.
No rules and terms that set the world of cyber to allowed peoples get in touches, shared dreams and tell a story.
Yes we are free man / women in a specific role that "Status quo" is unknown and captured communist is freely to yell and mock the fat man at the great buildings.
The world are cyberly connected by bandwitch and check point that no longer being organize by embassy but a big and black server. We who hold the right IP address have the majority to speaks and breath.
If i may say... peoples are connected through desire of communication grand design that spilled by information technology. In my word i declare that what or how we know each other and the answer ya'll is CYBERNECTION....

regards
AP

life story.....

Our life story determine the way we see things differently. pain and sadness may affect on decision to be made, joy and victory let us forget for a while but memory brought it back. There so many story that made us strong and some made us weak, even trapped us to life in the memory of the past and reduce our greatness energy in life, our thought.
What ever our mind goes is as far as our heart and deed react. Just remember that things will always be difficult and tough no matter what.
I say "keep walked" and be positive regard the hurricane ahead approach.
Please forgive your past and use our energy wisely by let the past goes by. Step the path of a new journey with controllable past for the future.
Don't be sad and save your tears only for happiness in spite being lonely and cast away in negativism.
Allowed the beauty of mind stay sparkling, even shadow of the past stalked us.Embrace reality by awake the days of openness and change. Belief that the day will come in great desire but prepared our acceptance in the end, the moment of truth may not adjust like the way we wanted. Regain control the tyranny of mind who set our expectations rather to let our dream soar.
Isn't the sky is yours and doesn't belong to the past.Isn't the blue sky are belong for them who open the window of opportunity and change.Reject doubtful, cynical to powered and dominate our days, put aside and walk through because the present await you at your door step to get inside the door of the future.

for (she) someone out there who feel lonely and still living in the past!
for (she) far across the continent!

warmest regards
AP

Saturday, November 29, 2008

guys talk

the will to forgive is the power to step the path of the future...!!!

musuh terbesar kita adalah diri kita sendiri.....


Sunday, November 9, 2008

new HOPE of American Soil..........

Barrack Obama as The First African American President of United States of America.
gemuruh suara lautan manusia di chicago pada tanggal 4 november kemarin merupakan tonggak bersejarah bagi rakyat amerika, bahkan dunia.
untuk pertama kali, presiden amerika dari kalangan colored atau berkulit hitam, dimana memcahkan sejarah bangsa.
sejenak ketika mendengar pidato demi pidato Barrack mulai dari masa kampanya hingga pidato kemenangan kemarin, seakan membawa kita terhanyut dalam mimpi akan perubahan sebuah negara yang besar dengan kekuatan yang maha besar pula, a great nation.
gaya bicaranya yang sangat firm dan percaya diri membuat pidato barrack memang tidak hanya membuat audien mendengar apa yang ingin mereka dengar, namun memiliki muatan dalam yakni sebuah harapan dan perubahan.
Luar biasa bukan, negara dengan kemajuan dan ingkat peradaban seperti Amerika maih harus berjuang untuk sebuah pengaharapan akan hari esok yang lebih baik dengan unity in diversity dan march as peoples of a nation, not just a group and a bucnh of fat Rat.
Pidato barrack bener2 menggugah batapa ini adalah cermin bagi kita, meski kita tidak dapat compare secara head to head mengenai fakyual Indonesia dan Amerika, namun ada makna terkandng dalam bahwa jika kita tidak memulai dari sekarang kapan lagi.
memulai untuk apa, ya tentu memulai dengan memiliki harapan dan bekerja keras untuk sebuah perubahan.
ingat, dalam laskar pelangi, untuk bermimpi dan berangan - angan saja kadang kita tidak berani dan tidak ada waktu. jangan kan sebuah perubahan.
Yes we can, diucapkan dengan lirih namun penuh energi dan jiwa, maka teman2.. kita juga harus bisa berkata ayo Indonesia .... YES WE CAN... to make a step into a new hope and Change... memag belum ada sosok yg begitu fenomenal dan berpredikat Great leader seperi Barrack di Negara kita. Mengingat semua birokrat dan tokoh politk kita masih belum cukup dewasa untuk membiarkan uang rakyat adalah dari rakyat, oelh rakyat dan kembali ke rakyat.. buka berhenti dikantong pejabat.
so my dear friend of the nation.. our country Indonesia...
ini bukanlah sebuah agumentasi muluk dan euforia sehabis liat cuplikan pidato yg bisa diunduh di youtube.. namun sebuah pesan positif bagi kita semua sebagai generasi muda untuk terus berkarya, tanpa pamrih, dengan selalu berpikir positif bahwa jika kita berharap akan perubahan dengan dorongan mimpi akan kehidupan lebih baik, fokus untuk mencapainya dengan komitmen pada sukses hidup adalah sukses setiap hari maka impian stinggi apapun aka terwujud dan bahkan akan melampui yg pernah kita angankan.

salam hormat
AP

taken from my FS bulletin that i posted few days ago.